Kemen ESDM Ungkap Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai Pasca Gempa M 7,7

Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini mengalami gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang mengakibatkan dampak signifikan pada infrastruktur energi dan pasokan bahan bakar. Di tengah situasi darurat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa kondisi listrik dan BBM di Manggarai kini telah pulih hampir sepenuhnya. Upaya pemulihan ini tidak hanya berfokus pada aspek kelistrikan, tetapi juga pada penyediaan bahan bakar untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Pemulihan Energi Pasca Gempa
Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, menjelaskan bahwa proses pemulihan energi di Manggarai ditujukan untuk mendukung fasilitas darurat, seperti rumah sakit lapangan, dan memenuhi kebutuhan harian bagi puluhan ribu pengungsi. Fokus utama adalah memastikan bahwa semua layanan dasar berjalan dengan baik di tengah masa pemulihan ini.
Rudy menambahkan bahwa hampir semua daerah di Manggarai sudah mendapatkan kembali pasokan listrik. “Saya melihat listrik sudah hampir menyala di seluruh wilayah,” ungkapnya setelah melakukan kunjungan ke Posko Dua ESDM Siaga Bencana di Kecamatan Reok.
Kondisi Jaringan Listrik
Sebelumnya, PLN melaporkan bahwa hingga tanggal 16 Agustus, semua 11 gardu induk yang terdampak gempa di Flores telah beroperasi kembali dengan kapasitas penuh, mencapai 111 megawatt (MW). Hal ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemulihan jaringan kelistrikan.
Pada saat itu, beban kelistrikan di Flores tercatat sekitar 95 MW, sementara sebagian besar jaringan distribusi listrik telah berfungsi kembali. Namun, PLN masih mencatat bahwa 29 dari 1.557 desa belum bisa dipulihkan karena akses yang terbatas, dan beberapa lokasi masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.
Koordinasi untuk Rumah Sakit
Rudy juga menyampaikan bahwa ada rencana untuk memindahkan rumah sakit di Ruteng ke rumah sakit lapangan. Kebutuhan kelistrikan untuk fasilitas ini telah dikoordinasikan dengan Direktur Utama PLN, menunjukkan komitmen ESDM untuk memberikan dukungan terbaik bagi layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Dirut PLN dan akan ditindaklanjuti oleh General Manager PLN yang ada di Ruteng,” tambahnya, menegaskan pentingnya koordinasi dalam situasi darurat semacam ini.
Ketersediaan Bahan Bakar Minyak
Selain kelistrikan, pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut juga berjalan dengan lancar. Rudy menjelaskan bahwa kebutuhan energi masyarakat diharapkan tetap terpenuhi selama masa pemulihan, meskipun ada antrean yang terjadi, yang merupakan hal biasa, bahkan tanpa adanya bencana.
Status SPBU dan Agen BBM
Data dari Pertamina Patra Niaga hingga 20 Agustus menunjukkan bahwa seluruh 56 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Flores telah kembali beroperasi. Ini adalah berita baik bagi masyarakat yang bergantung pada pasokan BBM untuk aktivitas sehari-hari mereka.
Selain itu, sebanyak 17 agen minyak tanah bersubsidi dan lima agen LPG juga telah kembali beroperasi, memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap bahan bakar yang diperlukan.
Monitoring Kerusakan Fasilitas Energi
Dalam tinjauannya pada Minggu, Rudy menyatakan bahwa hingga saat itu, dirinya belum menerima laporan mengenai kerusakan fasilitas energi. Apabila ada laporan mengenai kerusakan di sektor ESDM, tim akan segera memprioritaskan peninjauan ke lokasi tersebut untuk melakukan perbaikan yang diperlukan.
Secara keseluruhan, upaya pemulihan pasca-gempa di Manggarai menunjukkan komitmen pemerintah dan lembaga terkait dalam menjamin ketersediaan energi dan bahan bakar bagi masyarakat. Tindakan cepat dan terkoordinasi ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan menstabilkan kehidupan masyarakat yang terkena dampak.
Kesimpulan
Dalam situasi darurat seperti gempa bumi, pemulihan kondisi listrik dan pasokan BBM di Manggarai merupakan hal yang krusial. Melalui koordinasi yang baik antara ESDM dan PLN, serta dukungan dari Pertamina, masyarakat diharapkan dapat segera kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka. Dukungan ini juga mencerminkan pentingnya kesiapan energi dalam menghadapi bencana alam dan menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.
➡️ Baca Juga: Ayu Ting Ting dan NCT WISH Berkolaborasi Membuat Konten Viral yang Menarik
➡️ Baca Juga: Siswa SMPN 03 Bima Kini Dapat Akses Internet Secara Mudah di Sekolah




