Coach Xepher Jelaskan Penyebab Albert Tidak Turun di Asian Games 2026

Ketika berbicara tentang kompetisi olahraga internasional, keputusan mengenai pemain yang diturunkan seringkali menjadi sorotan. Dalam konteks Asian Games 2026, pelatih Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia, Kenny Deo yang akrab disapa Coach Xepher, mengungkapkan alasan di balik ketidakterlibatan Albert Neilsen Iskandar dalam pertandingan hingga final. Meskipun banyak yang beranggapan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan performa individu, Coach Xepher menjelaskan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan penting. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai penyebab Albert tidak turun di Asian Games 2026 dan implikasi dari keputusan tersebut.
Penyebab Utama Ketidakterlibatan Albert
Dalam penjelasannya, Coach Xepher menekankan bahwa ketidakterlibatan Albert bukanlah cerminan dari kemampuannya sebagai pemain. Sebaliknya, pelatih melihat potensi besar yang dimiliki oleh Albert. Namun, kurangnya waktu persiapan menjadi tantangan tersendiri. “Albert ini kalau bisa dibilang sudah mainnya bagus banget. Cuma karena waktunya yang kurang. Soalnya catch up-nya mungkin untuk mengerti gameplay kita secara penuh itu masih 50 persen,” ungkap Coach Xepher saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.
Waktu Latihan yang Terbatas
Persiapan yang kurang optimal bagi Albert disebabkan oleh terbatasnya waktu latihan yang dijadwalkan selama Pelatnas. Coach Xepher menjelaskan bahwa selama masa persiapan, sesi latihan harus dibagi dengan anggota tim lainnya, sehingga tidak ada jaminan efisiensi dalam latihan tersebut. “Ketika di Pelatnas, kita juga harus berbagi latihannya. Sehingga latihannya pun nggak terlalu efisien sebenarnya untuk Pelatnas, untuk Albert sendiri,” jelasnya.
Selain pembagian waktu latihan di Pelatnas, komitmen Albert dengan klubnya juga sangat mempengaruhi jadwal latihannya dengan Timnas. Coach Xepher menambahkan bahwa Albert sering kali tidak mendapatkan kesempatan untuk berlatih secara penuh karena adanya permintaan dari klubnya. “Jarang banget dia dapat waktu, ada request dari klub juga,” tegasnya. Permintaan ini mengharuskan Albert untuk berlatih intensif dua hari sebelum pertandingan MPL, yang semakin mempersempit waktu yang ia miliki untuk berlatih bersama Timnas.
Adaptasi Albert dalam Tim
Meski waktu latihannya terbatas, Coach Xepher tetap optimis mengenai kemampuan adaptasi Albert. “Kalau dari sisi Albert pun sendiri, dia juga lumayan cepat. Cuma sayangnya ya belum ini aja sih,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Albert memiliki potensi, waktu yang singkat untuk beradaptasi dengan sistem permainan tim menjadi hambatan. Dalam konteks ini, Albert belum dapat menunjukkan kemampuannya secara maksimal di lapangan.
Performa Pemain Lain sebagai Pertimbangan
Selain faktor waktu latihan yang menjadi kendala, performa pemain lain juga menjadi alasan mengapa Albert tidak diturunkan. Muhammad Affan Wahyudi, yang merupakan rekan setim Albert, menunjukkan performa yang konsisten selama turnamen. Coach Xepher berpendapat bahwa tidak ada alasan kuat untuk mengganti Affan dengan Albert, mengingat Affan tidak menunjukkan penurunan performa. “Kenapa Albert nggak main pun juga menurut aku karena Affannya juga nggak underperform,” ungkap Coach Xepher.
Dengan kondisi tersebut, keputusan untuk tidak memainkan Albert hingga final menjadi semakin jelas. Timnas MLBB Indonesia harus menghadapi Myanmar dalam partai puncak, meskipun Albert tidak berkontribusi langsung di lapangan. Akhirnya, meski tidak tampil, Albert tetap menjadi bagian penting dari skuad yang berhasil membawa pulang medali perak.
Implikasi dari Keputusan Ini
Keputusan untuk tidak menurunkan Albert di Asian Games 2026 bukan hanya berdampak pada dirinya secara individu, tetapi juga berimplikasi pada tim secara keseluruhan. Medali perak yang diraih oleh Timnas MLBB Indonesia menunjukkan keberhasilan tim, meskipun ada beberapa pemain yang tidak bermain maksimal. Ini menjadi pelajaran bagi manajemen tim dalam merencanakan waktu latihan dan penempatan pemain di masa depan.
Strategi Latihan yang Perlu Diterapkan
Untuk ke depannya, penting bagi tim untuk melakukan evaluasi terhadap strategi latihan dan pembagian waktu antara pelatnas dan komitmen klub. Beberapa poin yang perlu diperhatikan antara lain:
- Menetapkan jadwal latihan yang lebih efisien untuk seluruh pemain.
- Memastikan semua pemain mendapatkan waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan sistem permainan.
- Berkoordinasi lebih baik dengan klub untuk mengatur jadwal latihan.
- Membuat program latihan khusus untuk pemain yang baru bergabung.
- Evaluasi performa para pemain secara berkala untuk menentukan siapa yang siap diturunkan.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan
Dengan segala tantangan yang dihadapi, harapan tetap ada untuk Albert dan seluruh tim. Meskipun tidak tampil di Asian Games 2026, potensi Albert tetap diakui oleh pelatih dan rekan-rekannya. Ke depan, diharapkan manajemen tim dapat menciptakan sistem yang lebih baik agar setiap pemain memiliki kesempatan berkontribusi secara maksimal. Dengan demikian, Timnas MLBB Indonesia bisa meraih prestasi yang lebih baik di kompetisi mendatang, dan Albert pun dapat menunjukkan kemampuannya di panggung yang lebih besar.
➡️ Baca Juga: Disperindag Kepulauan Babel Tambah Pasokan 20 Ton Daging Ayam Jelang Maulid Nabi 1448 H
➡️ Baca Juga: ASDP Tingkatkan Layanan, Antrean Lancar Menuju Pelabuhan Gilimanuk




