Mahasiswi UI Raih Platinum Award di Kompetisi Musik Klasik Internasional di Tokyo

Dalam dunia musik klasik, kompetisi sering kali menjadi ajang pembuktian kemampuan dan bakat para musisi muda. Salah satu prestasi yang mencolok datang dari Eleora Josephine Widjojo, seorang mahasiswa dari Program Studi Jepang di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI). Pada 7 September 2026, Eleora berhasil meraih Platinum Award di ajang Symphony Classical International Music Youth Competition yang digelar di Katsushika Symphony Hills, Tokyo, Jepang. Prestasi ini tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga membawa nama baik Universitas Indonesia ke pentas dunia.
Perjalanan Menuju Platinum Award
Meraih penghargaan di tingkat internasional bukanlah hal yang mudah. Bagi Eleora, pengalaman pertama tampil di luar negeri adalah momen yang penuh tantangan. “Awalnya, saya sangat gugup karena lawan-lawan saya berasal dari berbagai negara dan memiliki kemampuan yang luar biasa,” ungkapnya. Namun, tantangan tersebut justru memacu semangatnya untuk memberikan penampilan terbaik. “Bagi saya, tampil di panggung bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi kesempatan untuk berbagi cerita melalui musik,” tambahnya.
Makna di Balik Penghargaan
Penghargaan Platinum Award yang diraihnya sangat berarti bagi Eleora. “Saya merasa terhormat bisa tampil di panggung internasional dan berhadapan dengan juri serta penonton dari seluruh dunia,” katanya. Dia menekankan bahwa perjalanan panjang yang dilaluinya tidak sia-sia. “Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa kerja keras, keberanian, dan kepercayaan pada diri sendiri bisa membawa kita melangkah lebih jauh,” jelasnya.
Kompetisi Musik Klasik Internasional
Symphony Classical International Music Youth Competition adalah salah satu kompetisi musik klasik ternama yang rutin diadakan setiap tahun. Berbagai kota besar di Asia seperti Shanghai, Beijing, dan Seoul telah menjadi tuan rumah sebelumnya. Tahun ini, Tokyo terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan, di mana musisi muda dari berbagai negara berkumpul untuk menunjukkan bakat mereka. Eleora berkompetisi di kategori Advanced, yang diisi oleh peserta dari Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Thailand.
Pertunjukan yang Mengagumkan
Eleora tampil di kategori piano klasik dengan membawakan karya Passacaglia yang ditulis oleh komposer Jerman dari era Baroque, George Frideric Handel. Keahliannya dalam permainan piano yang presisi, artikulasi yang jelas, dan penghayatan yang mendalam terhadap karakter musik membuatnya memperoleh penilaian tertinggi dari dewan juri internasional. Penampilannya semakin spesial karena berlangsung di Mozart Hall, ruang pertunjukan yang dirancang khusus untuk menghadirkan akustik terbaik bagi musik klasik.
Keberhasilan Berkat Seleksi Nasional
Partisipasi Eleora di kompetisi internasional ini merupakan hasil dari seleksi nasional setelah ia meraih Diamond Award pada Indonesia National Piano Festival 2026, yang diselenggarakan oleh FIMO International. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Indonesia, terutama dari Program Studi Jepang FIB, tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga dalam seni musik. “Dukungan dari lingkungan UI, terutama FIB, sangat berkontribusi terhadap keberhasilan saya. Pembelajaran tentang etika dan budaya Jepang di kampus membantu saya mengembangkan bakat piano klasik di arena internasional,” paparnya.
Peran Lingkungan dalam Mencapai Sukses
Eleora percaya bahwa prestasinya bukan hanya miliknya seorang, tetapi juga milik seluruh keluarga besar Program Studi Jepang di UI. Dukungan dari dosen dan teman-temannya, serta fasilitas yang memadai di kampus, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dirinya sebagai musisi. “Saya berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan tidak takut untuk mengambil tantangan,” harapnya.
Menatap Masa Depan Musisi Muda
Prestasi yang diraih Eleora tidak hanya menjadi puncak dari pencapaian pribadinya, tetapi juga menjadi contoh bagi musisi muda lainnya di Indonesia. Di tengah persaingan yang ketat di dunia musik klasik, keberanian untuk tampil di panggung internasional dan meraih penghargaan bergengsi seperti Platinum Award adalah langkah yang patut dicontoh. Hal ini menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, impian untuk bersinar di kancah internasional bisa terwujud.
Mendorong Generasi Muda untuk Berprestasi
Eleora berharap semoga prestasinya dapat memotivasi generasi muda untuk berprestasi tidak hanya di bidang musik, tetapi juga dalam bidang-bidang lainnya. Ia menekankan pentingnya pendidikan yang baik, dukungan dari lingkungan, dan keinginan untuk terus belajar dan berlatih. “Musik adalah bahasa universal yang bisa menyatukan semua orang. Saya ingin terus berkarya dan berbagi cerita melalui musik,” tutupnya dengan penuh semangat.
Kesimpulan
Mahasiswi Universitas Indonesia, Eleora Josephine Widjojo, menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa hasil yang membanggakan. Dengan meraih Platinum Award di kompetisi musik klasik internasional di Tokyo, ia tidak hanya mengukir prestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk nama baik Universitas Indonesia di kancah global. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi banyak orang, dan mencerminkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia.
➡️ Baca Juga: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut, Mentan Serukan Penguatan Produksi Lokal Tanpa Impor
➡️ Baca Juga: Kepala BP BUMN Dony Oskaria Evaluasi Lokasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bersama Raffi Ahmad




