happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
Ekonomi

Danantara Jadwalkan Penerbitan Laporan Keuangan yang Dinantikan pada Bulan Ini

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, yang dikenal dengan nama Danantara Indonesia, mengumumkan bahwa mereka menargetkan penyelesaian dan rilis laporan keuangan (lapkeu) pada bulan ini, tepatnya Oktober 2026. Keterlambatan dalam laporan keuangan ini menjadi perhatian penting bagi para pemangku kepentingan.

Pernyataan dari COO Danantara Indonesia

Dalam sebuah kesempatan di acara Executive Breakfast Meeting yang diselenggarakan oleh IKA Fikom Unpad di Jakarta, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan harapan agar laporan tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditargetkan. Ia optimis bahwa laporan keuangan ini akan dirilis pada bulan Oktober 2026.

Proses Audit yang Sedang Berlangsung

Dony menjelaskan bahwa saat ini laporan keuangan Danantara Indonesia sedang dalam tahap audit. Proses audit ini dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sementara audit dari pihak swasta telah dilaksanakan oleh salah satu perusahaan akuntansi terkemuka, EY (Ernst & Young).

Restrukturisasi Perusahaan BUMN

Selain fokus pada rilis laporan keuangan, Dony juga menegaskan komitmen Danantara untuk melakukan penataan dan restrukturisasi terhadap perusahaan-perusahaan BUMN yang berada di bawah pengelolaan mereka. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perusahaan-perusahaan tersebut.

Strategi Penataan dan Restrukturisasi

Proses penataan yang dilakukan mencakup beberapa skema, termasuk:

  • Penutupan atau likuidasi perusahaan yang tidak lagi layak
  • Divestasi aset yang tidak strategis
  • Konsolidasi untuk meningkatkan efisiensi
  • Restrukturisasi perusahaan yang memerlukan penanganan khusus
  • Restrukturisasi pinjaman untuk memperbaiki kondisi keuangan

Dony juga menambahkan bahwa penentuan perusahaan-perusahaan yang akan masuk dalam masing-masing skema ini telah dilakukan. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan jumlah perusahaan yang dikelola Danantara sehingga pada akhir tahun 2026, hanya akan ada sekitar 200 perusahaan yang tersisa.

Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK

Dalam proses ini, BPK telah memulai pemeriksaan atas laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia untuk Tahun Buku 2025. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan Danantara.

Cakupan Pemeriksaan

Badan Pemeriksa Keuangan menjelaskan bahwa pemeriksaan akan mencakup beberapa entitas, yaitu:

  • BPI Danantara
  • PT Danantara Aset Manajemen (DAM)
  • PT Danantara Investasi Manajemen (DIM)
  • Seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara

Anggota VII BPK, Slamet Edy Purnomo, menegaskan komitmen BPK untuk mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai landasan dalam menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas.

Pentingnya Pemeriksaan Strategis

Pemeriksaan ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan langkah strategis BPK untuk memastikan kewajaran laporan keuangan Danantara. Hal ini sekaligus bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan yang ada pada struktur BPI Danantara.

Tujuan Pemeriksaan

Melalui pemeriksaan ini, BPK akan memberikan opini mengenai kewajaran laporan keuangan Danantara dengan mempertimbangkan beberapa aspek penting, antara lain:

  • Kesesuaian laporan dengan standar akuntansi yang berlaku
  • Kecukupan pengungkapan informasi yang relevan
  • Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Efektivitas sistem pengendalian internal

Metodologi Pemeriksaan

Pemeriksaan laporan keuangan dilakukan dengan pendekatan berbasis risiko. Ini termasuk identifikasi risiko-risiko yang mungkin timbul, seperti kesalahan penyajian material, kecurangan, penyalahgunaan sumber daya, ketidakpatuhan terhadap peraturan, serta kelemahan dalam pengendalian internal.

Seluruh proses ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan akurat mengenai kondisi keuangan Danantara, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan yang dilakukan. Dengan demikian, laporan keuangan yang akan dirilis nanti diharapkan dapat mencerminkan kondisi yang sebenarnya dan membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan yang tepat.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Danantara dalam menyusun dan merilis laporan keuangan, serta audit yang sedang berlangsung, diharapkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dapat terjaga. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan daya saing perusahaan di pasar.

Dengan demikian, kita semua menanti hasil akhir dari laporan keuangan Danantara yang akan datang, yang diharapkan tidak hanya memenuhi ekspektasi stakeholders tetapi juga menjadi acuan bagi pengelolaan keuangan BUMN di masa mendatang.

➡️ Baca Juga: Iran Menuntut Penarikan AS dari Kawasan Teluk Persia untuk Stabilitas Regional

➡️ Baca Juga: HP Terbaru Hadirkan Kamera Video Digital Stabil untuk Kualitas Profesional Sehari-hari

Related Articles

Back to top button