
Situasi mendadak dan penuh kejutan di Kampung Layungsari II, RT 02 RW 18, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, saat sebuah rumah mengalami kerusakan parah pada Jumat (13/3/2026). Bagian atap dan sebagian tembok rumah tersebut ambruk, memicu kepanikan dan kekacauan.
Penyebab Ambruknya Rumah
Menurut Dimas Tiko, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, kondisi bangunan yang sudah rapuh bisa menjadi faktor utama runtuhnya rumah tersebut. Bagian kayu dan tembok yang telah keropos menjadi pemicu utama, ditambah dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir di Kota Bogor.
Waktu Kejadian
Kejadian tersebut terjadi pada pagi hari, dengan laporan pertama kali diterima oleh BPBD sekitar pukul 12.30 WIB.
Dampak Kerusakan
Rumah yang menjadi korban ambruk tersebut adalah milik warga bernama Wiwin. Bagian ruang tamu dan kamar tidur mengalami kerusakan parah. Terungkap bahwa rumah tersebut dihuni oleh empat kepala keluarga dengan total 10 orang.
Korban Luka
Salah satu penghuni rumah, Rudi, sempat tertimpa material atap yang ambruk dan mengalami luka ringan. Rudi telah dibawa ke Puskesmas Bondongan untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Penanganan Pascakejadian
Setelah kejadian tersebut, penghuni rumah yang terdampak sementara ini tinggal di rumah kontrakan. BPBD bersama unsur terkait telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian, selesai dilakukan sekitar pukul 14.45 WIB.
Bantuan yang Diberikan
Untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terkena dampak, BPBD telah menyiapkan hunian sementara (huntara) serta bantuan stimulan bahan bangunan (BSTT). Ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan perbaikan yang diperlukan.
➡️ Baca Juga: Microsoft Menghentikan Mode Real Talk pada Copilot: Optimasi SEO untuk Meningkatkan Peringkat Google
➡️ Baca Juga: Park Jin-young Mundur dari JYP Entertainment




