Yayasan Gogogreen Cimahi Tanam 400 Pohon untuk Pemulihan Lahan Kritis di Eks TPA Leuwigajah Cireundeu

Upaya untuk mengembalikan kondisi lahan kritis di eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cireundeu, Kota Cimahi semakin intensif dilakukan. Dalam sebuah acara penanaman yang diadakan pada Rabu, 29 April 2026, Yayasan Gogogreen Cimahi berhasil menanam lebih dari 400 bibit tanaman di area tersebut. Aksi ini merupakan langkah nyata untuk memperbaiki ekosistem yang telah rusak dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kawasan tersebut.
Rehabilitasi Lahan Kritis: Lebih dari Sekadar Penghijauan
Inisiatif penanaman ini bukan hanya sekadar ritual penghijauan semata, melainkan merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk merehabilitasi kawasan-kawasan yang rawan bencana. Dengan menanam pohon, Yayasan Gogogreen Cimahi juga bertujuan untuk memperkuat struktur tanah dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan di masa mendatang.
Dukungan Pendanaan untuk Kegiatan Rehabilitasi
Eva Yohana, selaku Bendahara Yayasan Gogogreen Cimahi dan penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan bahwa program ini didukung oleh pendanaan hibah dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang berasal dari Ford Foundation, Norwegia. Dukungan ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan kegiatan rehabilitasi lahan kritis di area eks TPA.
“Hari ini kami menerima hibah dari BPDLH yang dikelola oleh Ford Foundation, Norwegia, untuk kegiatan penanaman pohon ini,” jelas Eva usai kegiatan. Dengan dana ini, Yayasan Gogogreen Cimahi dapat melaksanakan program yang direncanakan secara lebih efektif.
Rangkaian Kegiatan Rehabilitasi yang Terencana
Penanaman pohon ini merupakan bagian dari serangkaian program yang telah dimulai beberapa waktu sebelumnya. Tim dari Yayasan Gogogreen melakukan pembersihan lahan (clearing land) pada 23 April lalu, dan tahap selanjutnya direncanakan untuk pemeliharaan lahan yang akan dilakukan pada 6 Mei mendatang.
Fokus pada Penguatan Ekologi Lahan
Fokus utama dari kegiatan ini adalah memperkuat kondisi ekologis dari lahan eks TPA seluas 11 hektare yang selama ini sangat rentan terhadap kerusakan. Eva menekankan pentingnya menjaga dan memperbaiki ekosistem di area tersebut agar dapat berfungsi dengan baik.
“Kami menanam kurang lebih 400 benih tanaman yang terdiri dari beberapa jenis, termasuk bambu yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat lereng di lahan eks TPA milik Cimahi. Kami mulai dengan satu hektar terlebih dahulu. Jenis tanaman yang kami pilih bervariasi, mulai dari bambu, kemiri, kopi, hingga beberapa buah-buahan,” ungkapnya.
Pemilihan Jenis Tanaman yang Strategis
Pemilihan jenis tanaman untuk ditanam di area tersebut tidak dilakukan sembarangan. Bambu, misalnya, dikenal efektif dalam memperkuat struktur tanah dan mencegah terjadinya longsor. Sementara itu, tanaman produktif seperti kopi dan buah-buahan dipilih karena diharapkan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Kolaborasi Berkelanjutan dengan Dinas Lingkungan Hidup
Sejak tahun 2019, Yayasan Gogogreen Cimahi telah menjalin kerjasama yang erat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada kegiatan penanaman, tetapi juga meliputi pemeliharaan pohon melalui gerakan “Ngariksa Tangkal”.
- Penanaman pohon sebagai bagian dari rehabilitasi lahan kritis.
- Dukungan pendanaan dari BPDLH dan Ford Foundation.
- Pembersihan lahan sebagai langkah awal sebelum penanaman.
- Fokus pada penguatan ekologi dan struktur tanah.
- Kerjasama berkelanjutan dengan Dinas Lingkungan Hidup.
“Gerakan ‘Ngariksa Tangkal’ adalah kegiatan yang kami lakukan secara rutin. Kami melaksanakan aksi ini setidaknya sekali dalam setahun, untuk memastikan bahwa pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik,” tambah Eva. Dengan pendekatan yang terencana dan kolaboratif, Yayasan Gogogreen Cimahi berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga dan memperbaiki lingkungan di sekitar mereka.
Manfaat Jangka Panjang dari Kegiatan Rehabilitasi
Inisiatif yang digagas oleh Yayasan Gogogreen Cimahi ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan menanam pohon, mereka berupaya menciptakan ruang hijau yang dapat meningkatkan kualitas udara dan memberikan tempat tinggal bagi berbagai spesies flora dan fauna.
Selain itu, keberadaan tanaman produktif seperti kopi dan buah-buahan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi win-win solution yang menguntungkan baik bagi alam maupun manusia.
Kesadaran Lingkungan yang Meningkat
Melalui kegiatan seperti ini, Yayasan Gogogreen Cimahi berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Edukasi tentang manfaat pohon bagi kehidupan sehari-hari menjadi salah satu fokus utama dari program-program mereka.
Dengan harapan bahwa masyarakat akan lebih peduli terhadap lingkungan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemicu bagi inisiatif serupa di daerah lain. Kesadaran akan pentingnya penghijauan dan perbaikan ekosistem harus terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Peluang untuk Berkontribusi
Yayasan Gogogreen Cimahi membuka peluang bagi masyarakat dan perusahaan untuk terlibat dalam kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lahan. Dengan bergotong royong, diharapkan upaya ini dapat mempercepat proses pemulihan lahan kritis dan menciptakan dampak positif yang lebih besar.
Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat menghubungi Yayasan Gogogreen Cimahi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan yang sedang berlangsung. Dengan partisipasi aktif, kita bersama-sama dapat menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang.
Kesimpulan: Komitmen untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Melalui aksi penanaman 400 pohon di eks TPA Leuwigajah, Yayasan Gogogreen Cimahi menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki lingkungan. Dengan dukungan yang solid dari berbagai pihak, mereka optimis bahwa lahan kritis tersebut dapat pulih dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekosistem.
Dengan langkah-langkah nyata yang diambil, kita berharap upaya ini dapat menginspirasi lebih banyak orang dan organisasi untuk peduli terhadap lingkungan. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan alam untuk kehidupan yang lebih baik.
➡️ Baca Juga: Strategi UMKM Dalam Memilih Saluran Distribusi Efektif untuk Produk Mereka
➡️ Baca Juga: Estupinan Cetak Gol Penentu Kemenangan Milan Atas Inter di Derby Della Madonnina




