7 Penyebab Mesin Cuci Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya

<div>
Jakarta: Mesin cuci menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang paling diandalkan, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas padat. Namun seperti perangkat elektronik lainnya, mesin cuci memiliki batas kapasitas penggunaan.<br/>Â <br/>
Selain itu, mesin cuci juga membutuhkan perawatan rutin agar tidak cepat rusak. Salah satu masalah yang cukup sering terjadi adalah mesin cuci yang tidak mau berputar.<br/>Â <br/>
Gangguan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari sisi teknis maupun kesalahan penggunaan. Dilansir dari laman <em>Aqua</em>, berikut beberapa penyebab <a href=”https://www.medcom.id/tag/17097/mesin-cuci-rusak”>mesin cuci tidak berputar</a> beserta cara mengatasinya.
<h2>Penyebab mesin cuci tidak berputar</h2>
<img alt=”7 Penyebab Mesin Cuci Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/properti/2026/bersihkan%20mesin%20cuci.jpg”/><br/>
<em><small>Penyebab mesin cuci tidak berputar. Foto: Freepik</small></em>
<h3>1. Kabel mesin cuci bermasalah</h3>
Kabel yang putus atau rusak dapat menyebabkan aliran listrik tidak sampai ke motor penggerak. Kondisi ini sering terjadi karena kabel digigit tikus yang masuk ke bagian bawah mesin cuci.
<h3>2. Kapasitor terbakar</h3>
Kapasitor berfungsi memberikan daya listrik tambahan agar dinamo dapat mulai berputar. Jika mesin cuci digunakan secara berlebihan, kapasitor bisa terbakar. Ciri umumnya adalah mesin mengeluarkan suara dengung, tetapi tabung tidak berputar.
<h3>3. Dinamo rusak</h3>
Dinamo sangat sensitif terhadap air. Jika terjadi kebocoran atau cipratan air mengenai dinamo, komponen ini bisa rusak atau terbakar sehingga mesin cuci tidak dapat berputar.<br/>
<div>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<h3><a href=”https://www.medcom.id/properti/tips-properti/xkEo4p5N-penyebab-pengering-mesin-cuci-tidak-berputar-dan-cara-mengatasinya”>Penyebab Pengering Mesin Cuci Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya</a></h3>
</div>
<h3>4. Gangguan pada door switch</h3>
Door switch merupakan sensor pengaman yang biasanya berada di dekat panel pengatur waktu. Jika komponen ini terkena air, kinerjanya bisa terganggu. Pastikan bagian ini dalam kondisi kering sebelum menyalakan mesin.<br/><br/>
Jika sudah dikeringkan namun mesin tetap tidak berputar, kemungkinan saklar tersebut perlu diganti.
<h3>5. Mesin cuci macet</h3>
Batang as yang berfungsi sebagai poros putaran dapat mengalami kemacetan. Jika as tidak berfungsi dengan lancar, motor tidak akan mampu memutar tabung meskipun listrik mengalir dengan normal.
<h3>6. Lid switch rusak (mesin front load)</h3>
Pada mesin cuci bukaan depan terdapat sensor pintu atau lid switch yang berfungsi memastikan mesin hanya bekerja jika pintu tertutup rapat. Jika sensor ini rusak, mesin akan menganggap pintu masih terbuka sehingga tabung tidak akan berputar.
<h3>7. Muatan terlalu banyak</h3>
Memasukkan pakaian melebihi kapasitas dapat membebani motor penggerak. Kondisi ini biasanya ditandai dengan suara mesin yang lebih kasar atau berisik.
<h3>8. Lantai tidak rata</h3>
Mesin cuci yang diletakkan di lantai miring dapat membuat sensor pengering berhenti secara otomatis karena sistem mendeteksi ketidakseimbangan.
<h2>Cara mengatasi mesin cuci tidak berputar</h2>
<img alt=”7 Penyebab Mesin Cuci Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/properti/2026/mesin%20cuci%20bukaan%20atas(1).jpg”/><br/>
<em><small>Penyebab mesin cuci tidak berputar. Foto: Freepik</small></em>
<h3>1. Atur kapasitas cucian</h3>
Agar muatan tidak melebihi kapasitas maksimal, sebaiknya proses pencucian dibagi menjadi beberapa sesi. Cara ini juga membantu menjaga kualitas pakaian dan membuat hasil cucian lebih bersih.
<h3>2. Letakkan mesin di lantai yang datar</h3>
Pastikan <a href=”https://www.medcom.id/tag/17096/mesin-cuci”>mesin cuci</a> berada di permukaan yang rata dan stabil. Area di sekitar mesin juga sebaiknya tetap kering agar komponen tidak cepat rusak akibat kelembapan.
<h3>3. Pastikan pintu tertutup rapat</h3>
Sebelum menyalakan mesin, periksa apakah pintu sudah tertutup sempurna. Pastikan tidak ada pakaian yang tersangkut di bagian pintu.
<h3>4. Ganti komponen yang rusak</h3>
Jika masalah berasal dari komponen seperti kabel, kapasitor, dinamo, as, atau saklar pintu, sebaiknya lakukan pengecekan oleh teknisi. Komponen yang rusak perlu segera diganti agar mesin cuci dapat kembali berfungsi dengan normal.<br/>Â <br/>
Perawatan rutin dan penggunaan mesin cuci sesuai kapasitas dapat membantu menjaga kinerja perangkat tetap optimal dan memperpanjang masa pakainya. <strong>(Syarifah Komalasari)</strong><br/>Â <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di
<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&oc=3&hl=id&gl=ID\”>
<div>
<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>
</div>
<div>
Google News
</div>
</a></strong><div>(KIE)</div> </div>
➡️ Baca Juga: Membedah Perbedaan Stunting dan Stunted pada Anak: Penjelasan Medis yang Wajib Diketahui
➡️ Baca Juga: Schneider Electric Capai Target Utama Global dengan Menyelesaikan SSI 2021-2025




