Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

Ekspansi Pasar Global, Produk Pangan Indonesia Tampil di China Food Trade Fair 2026

Jakarta – Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memperluas jangkauan produk pangan unggulan di pasar internasional. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memfasilitasi keikutsertaan 17 perusahaan Indonesia dalam The 14th China Food Trade Fair 2026, yang berlangsung dari 28 hingga 31 Maret 2026 di Wuhan International Expo Center, Tiongkok. Pameran ini menjadi platform penting untuk memperkenalkan produk pangan Indonesia kepada pasar yang luas.

Sinergi untuk Ekspansi Pasar

Partisipasi Indonesia dalam pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC). Sinergi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong produk pangan Indonesia agar lebih dikenal di mata dunia.

Pernyataan dari Kementerian Perdagangan

Fajarini Puntodewi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional di Kementerian Perdagangan, menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini adalah upaya signifikan untuk mempromosikan produk perikanan dan buah-buahan unggulan ke Tiongkok. Menurutnya, pameran ini memberi peluang emas bagi Indonesia untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.

“Pameran ini sangat penting untuk menampilkan kekayaan sektor perikanan dan buah tropis Indonesia di pasar global, khususnya di Tiongkok. Kami percaya bahwa produk unggulan Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional,” ungkap Puntodewi dari lokasi pameran.

Paviliun Indonesia yang Menarik

Indonesia akan hadir dengan Paviliun seluas 90 meter persegi, menampilkan beragam produk seperti buah tropis, rempah-rempah, porang, dan kopi. Selain itu, produk kelautan seperti seafood dan karagenan, serta produk herbal seperti kratom dan spirulina, juga akan diperkenalkan. Berbagai makanan olahan lainnya dan layanan perbankan akan ikut serta dalam pameran ini.

Pentingnya Lokasi Wuhan

Junita Syartika, Atase Perdagangan RI di Beijing, menyatakan bahwa Wuhan merupakan pusat logistik penting di Tiongkok Tengah. Kehadiran Indonesia di pameran ini diharapkan dapat memperkuat pangsa pasar di wilayah tersebut dan membuka akses yang lebih luas untuk menjangkau pembeli potensial di seluruh Tiongkok.

“Kehadiran produk-produk Indonesia di Wuhan adalah momentum untuk menunjukkan kualitas terbaik produk kita secara langsung kepada para pembeli dari wilayah Tiongkok. Kami melihat adanya peningkatan minat pasar Tiongkok terhadap produk pangan tropis dan bahan baku industri dari Indonesia,” jelas Junita.

China Food Trade Fair: Pameran Terbesar di Sektor Pangan

China Food Trade Fair adalah pameran tahunan yang menampilkan berbagai produk pangan dan sektor pendukungnya. Di pameran ini, produk yang sering dipamerkan meliputi hasil laut, daging unggas, pertanian, makanan kemasan, buah tropis, kopi, teh, cokelat, bumbu, dan saus, serta berbagai jasa pendukung lainnya. Pada tahun 2025, pameran ini diikuti oleh sekitar 5.500 peserta dan menarik perhatian sekitar 400 ribu pengunjung.

Ekspor Nonmigas Indonesia ke Tiongkok

Selama tahun 2025, ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok mencapai nilai USD 67,04 miliar. Beberapa komoditas utama yang diekspor meliputi besi dan baja, nikel, lignit, serta batu bara. Dalam sektor pangan olahan, Indonesia mengekspor produk senilai USD 386,48 juta ke Tiongkok pada tahun yang sama, dengan produk yang paling diminati antara lain biskuit manis, wafel, pasta, dan agar-agar buah.

Forum Jejaring Bisnis dan Investasi

Untuk mendukung penetrasi produk pangan Indonesia ke Wuhan, Indonesia juga akan mengadakan dua forum bisnis dan investasi. Forum pertama, “Indonesia-China Food & Ecosystem (ICFE) Forum 2026,” akan dilaksanakan di Wuhan pada tanggal 30 Maret 2026, diikuti dengan “Indonesia-China SME, Trade and Investment Forum” yang akan diadakan di Beijing pada 1 April 2026.

Tujuan Forum Bisnis Ini

Dalam kedua forum tersebut, akan ada pertemuan antara para pelaku usaha dan pemangku kepentingan dari Indonesia dan Tiongkok. Diskusi yang akan diangkat akan berfokus pada peluang perdagangan, penguatan rantai pasok, serta pengembangan ekosistem industri untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

“Forum ini merupakan kesempatan yang baik untuk memperkuat dialog dan kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok. Dengan potensi pasar Tiongkok yang sangat besar, kami optimis bahwa kerja sama antara pelaku usaha kedua negara akan terus berkembang,” tutup Puntodewi. Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan perdagangan bilateral, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi produk pangan Indonesia untuk tumbuh di pasar global.

➡️ Baca Juga: Optimasi Digital Piala Dunia 2026 dengan AI: Strategi dan Implementasinya

➡️ Baca Juga: Ramalan Shio 5 April 2026: Kelinci Disarankan Dekat dengan Orang Tersayang

Related Articles

Back to top button