Cek Kesehatan bagi Sopir Bus Menjelang Lebaran
— Paragraf 1 —
Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan kru angkutan umum untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
— Paragraf 2 —
Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah Suminar, di Surakarta, Rabu, mengatakan bahwa pemeriksaan meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, serta tes narkoba.
— Paragraf 3 —
Pelaksanaannya melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota, petugas kepolisian, Jasa Raharja, serta Badan Narkotika Nasional (BNN).
— Paragraf 4 —
Kegiatan itu merupakan program nasional yang menyasar pengemudi dan kru bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
— Paragraf 5 —
Pemeriksaan dilakukan di terminal Tipe A dan B, perusahaan otobus (PO), serta titik-titik yang menjadi pusat konektivitas dan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
— Paragraf 6 —
Menurut dia, program cek kesehatan bagi sopir tersebut untuk memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga sampai tujuan, mengingat sebagian besar kasus kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kelalaian manusia.
— Paragraf 7 —
“Kalau mereka mungkin kelelahan, tensinya tinggi, atau gula darahnya tinggi, itu berbahaya sekali. Maka ini juga dilakukan cek kesehatan dan gratis khusus kru, driver dan co-driver,” katanya.
— Paragraf 8 —
Salah satu lokasi pemeriksaan dilakukan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Kota Surakarta, yang diikuti puluhan sopir bus yang menjalani mulai dari tes buta warna, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan narkoba, hingga konsultasi dokter.
— Paragraf 9 —
Pada waktu yang sama juga dilakukan “ramp check” atau inspeksi keselamatan terhadap angkutan umum, untuk memastikan kelaikan kendaraan serta kelengkapan administrasi awak bus.
— Paragraf 10 —
Pengemudi dari PO Berkah Bersaudara Samsuri (31) mengatakan pemeriksaan kesehatan sangat penting sebelum mengangkut para pemudik yang akan merayakan momentum Lebaran di kampung halaman.
— Paragraf 11 —
Pria yang telah sembilan tahun berprofesi sebagai sopir itu mengemudikan bus AKAP dengan rute Jakarta–Tegal-Solo-Blora, dan sebaliknya.
— Paragraf 12 —
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kadar gula darah dan tekanan darahnya dalam kondisi normal, serta dinyatakan negatif narkoba.
— Paragraf 13 —
“Tentu ini membantu kita untuk memperlancar kegiatan. Tadi alhamdulillah normal semua, layak jalan. Saya siap untuk mudik lebaran 2026,” katanya.
— Paragraf 14 —
Sopir bus dari PT Rosalia Indah Bimas Suryakusuma mengapresiasi program cek kesehatan bagi sopir karena penting untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan penumpang.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Provinsi Lampung Tingkatkan Sinergi dan Kemitraan Bersama Insan Pers
➡️ Baca Juga: ​Jelang Hari Raya Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Digelar di Bundaran HI

