Spotify Mengumumkan 10 Artis RADAR Indonesia 2026, Termasuk Betrand Peto dan PORIS

Spotify telah resmi meluncurkan daftar 10 artis muda berbakat yang menjadi bagian dari program RADAR Indonesia 2026. Inisiatif global ini bertujuan untuk menemukan, mendukung, dan mempromosikan musisi baru dari berbagai genre, yang siap menjajal pasar internasional. Tahun ini, RADAR Indonesia menampilkan sepuluh artis dengan beragam aliran musik, mulai dari pop, R&B, hingga hip-hop. Kehadiran mereka menggambarkan dinamika yang semakin kuat dalam industri musik Tanah Air, dengan karya-karya yang relevan bagi generasi pendengar saat ini, baik domestik maupun internasional.
“Industri musik di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Semakin banyak artis yang berani menghadirkan inovasi dan perspektif baru. RADAR berfokus pada mereka yang menjadi agen perubahan tersebut,” ungkap Kossy Ng, Head of Music Spotify untuk kawasan Asia Tenggara, Taiwan, dan Hong Kong, dalam sebuah siaran pers. Kossy juga menjelaskan bahwa program RADAR berfungsi sebagai jembatan penting bagi musisi lokal, memungkinkan mereka untuk meraih audiens global tanpa kehilangan esensi budaya Indonesia dalam karya-karya mereka.
Signifikansi Program RADAR Indonesia 2026
Dengan adanya program RADAR, Spotify tidak hanya membantu musisi untuk memperluas jangkauan pendengar, tetapi juga mendukung perjalanan artistik mereka. “Saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari RADAR. Ini membuka peluang besar bagi musik saya untuk didengar oleh lebih banyak orang. Proses pembuatan musik saya sangat pribadi, dan saya antusias melihat sejauh mana lagu-lagu ini dapat berkembang,” ungkap salah satu artis yang terlibat.
Musisi muda Maisha Kanna juga menuturkan betapa berartinya dukungan dari Spotify bagi karier musiknya. “Bisa hadir di Spotify saja sudah sangat berarti, apalagi kini menjadi bagian dari RADAR. Rasanya seperti melangkah lebih jauh, dan saya sangat senang bisa mendapatkan dukungan sebesar ini,” katanya.
Pencapaian Musisi Indonesia di Luar Negeri
Pencapaian artis Indonesia di kancah internasional juga semakin terlihat. Pada tahun 2025, sembilan dari dua puluh artis teratas dalam program RADAR Global berasal dari Asia Tenggara, dengan beberapa nama dari Indonesia seperti The Lantis, Rony Parulian, dan Aftershine. Karya-karya mereka telah menjangkau pendengar di berbagai negara, termasuk Malaysia, Amerika Serikat, Jepang, Singapura, dan Australia.
Kossy menambahkan bahwa program RADAR memberikan kesempatan luas bagi musisi Indonesia untuk menjadikan karya mereka lebih dikenal di seluruh dunia. “Menjadi bagian dari RADAR adalah langkah besar untuk memperkenalkan musik saya kepada audiens yang lebih luas. Prosesnya sangat mendalam dan emosional bagi saya,” tuturnya.
10 Artis Terpilih di RADAR Indonesia 2026
Berikut adalah sepuluh artis yang terpilih menjadi bagian dari RADAR Indonesia 2026:
- Alisha Dira: Penyanyi muda dan kreator digital yang terkenal melalui konten “sambung lirik” di media sosial. Single terbarunya, “Sudah Bisa Tertawa,” dirilis pada 2025.
- Amanda Caesa: Memulai kariernya sejak dini, Amanda dikenal dengan vokal soulful dan lagu-lagu R&B awalnya, seperti “Lagi Lagi Kamu” dan “Trouble” yang menampilkan kedalaman emosinya.
- Betrand Putra Onsu: Penyanyi pop muda dengan vokal yang kuat dan emosional. Ia mulai dikenal luas berkat lagu-lagu seperti “Bila Memang Kamu” dan “Pecundang.”
- dia: Penyanyi-penulis lagu yang menonjol dengan gaya pop minimalis dan elemen hip-hop, resonansi kuat dengan pendengar Gen Z. Lagunya, “EEE A,” banyak diperbincangkan di media sosial.
- eńau: Musisi folk yang dikenal dengan lirik jenaka dan observasional, serta produksi lo-fi. Lagunya, “Bersamaku Akan Sedikit Susah,” viral dan membuat namanya dikenal di skena alternatif.
- Jordy Riz: Seorang penyanyi sekaligus aktor yang terus mengembangkan identitas musiknya. Single terbarunya, “Jalan Lain,” menjadi bagian dari perjalanan artistiknya menuju EP yang akan datang.
- Maisha Kanna: Penyanyi pop dan mantan aktris cilik yang terus mengembangkan karier musiknya dengan lagu-lagu seperti “Jungkir Balik” dan “Sejauhjauhjauhnya,” yang mencerminkan fase coming-of-age.
- PORIS: Kolektif rap dari Tangerang yang dikenal dengan gaya rage rap dan estetika streetwear yang mencolok. Album mereka, “Anak Kampung Lifestyle Rockstar,” mendapat banyak perhatian.
- Tsaqib: Penyanyi-penulis lagu asal Bandung yang debut dengan lagu viral “Mau Tak Mau” dan mencapai hampir 11 juta streaming di Spotify. Musiknya memadukan pop melankolis dengan kisah cinta yang tulus.
- Vanessa Zee: Penyanyi asal Pematang Siantar yang dikenal setelah menjadi finalis Indonesian Idol Season 13. Karakter vokalnya yang unik terlihat dalam single terbarunya, “Berkaca-kaca,” yang dirilis pada 2025.
Peranan RADAR dalam Mengembangkan Industri Musik
RADAR Indonesia 2026 bukan hanya sekadar menyoroti tren musik terkini, tapi juga berkontribusi dalam membentuk arah industri musik di masa depan. Kossy menekankan bahwa program ini dirancang untuk mendampingi perjalanan artis dari tahap awal, bukan sekadar menciptakan kesuksesan instan. “Sepuluh artis yang terpilih memiliki sesuatu yang sangat spesial, dan kami sangat menantikan perjalanan mereka ke depan,” tutup Kossy.
Dengan dukungan dan platform yang tepat, para artis ini diharapkan dapat membawa warna baru dalam industri musik Indonesia dan meraih prestasi di kancah internasional. Melalui program seperti RADAR, Spotify menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan mendukung para musisi lokal, serta memperluas jangkauan musik Indonesia di dunia.
➡️ Baca Juga: Naik Transjakarta Besok Hanya Rp12, Bayar Mudah Lewat Aplikasi TJ:Transjakarta
➡️ Baca Juga: Kode Redeem FC Mobile 18 April 2026, Dapatkan Ribuan Rank Point dan Gems Gratis Sekarang




