Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah untuk Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, Pemerintah Kota Pontianak di Kalimantan Barat mengambil inisiatif untuk menggelar pasar murah. Acara ini berlangsung pada hari Minggu sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan dan mengendalikan inflasi di wilayah tersebut. Dengan adanya pasar murah, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang lebih terjangkau.
Tujuan dan Manfaat Pasar Murah
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama dalam hal bahan pangan. “Kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok dan bahan pangan,” katanya saat menghadiri acara yang berlangsung di area hari bebas kendaraan bermotor di halaman Kantor PMI, Jalan A Yani Pontianak.
Dalam acara ini, berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan, seperti:
- Beras
- Telur
- Cabai
- Sayur-mayur
- Bahan pangan lainnya
Kolaborasi untuk Kesuksesan
Pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pelaku usaha ritel. Tujuan utama dari pasar murah dan operasi pasar ini tidak hanya untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tetapi juga untuk memperlancar distribusi komoditas ke masyarakat.
Edi menegaskan, “Yang pertama kita bantu distribusinya, kemudian kita bantu menstabilkan harga ketika terjadi lonjakan harga di pasar-pasar.” Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Kegiatan Berkelanjutan
Kegiatan pasar murah ini telah berlangsung selama dua minggu dan telah menjangkau enam kecamatan di Kota Pontianak. Edi menyampaikan bahwa pasar murah akan terus diadakan di lokasi-lokasi tertentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang wajar, terutama saat terjadi fluktuasi harga di pasar.
Pentingnya Stabilitas Harga
Harga sembako dan sayuran merupakan isu yang sangat penting karena langsung mempengaruhi pengeluaran rumah tangga. Ketika ada kenaikan harga pada komoditas tertentu, pemerintah berkomitmen untuk melakukan intervensi melalui pasar murah atau operasi pasar. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat tidak terbebani dengan harga yang tidak terjangkau.
Kesan Masyarakat terhadap Pasar Murah
Salah satu warga, Asih (46), mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pasar murah. Ia merasa terbantu karena dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pasar biasa. “Lumayan membantu, terutama untuk beras, telur dan kebutuhan dapur. Selisih harga yang lebih murah bisa saya gunakan untuk membeli kebutuhan lain,” tuturnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Dwi (39), seorang warga dari Pontianak Tenggara. Ia yang awalnya hanya ingin berolahraga, tiba-tiba tertarik untuk mampir ke pasar murah. Ia membeli sayur-mayur dan cabai yang kerap mengalami kenaikan harga. “Senang ada kegiatan seperti ini. Sayur dan cabai kan hampir setiap hari dibutuhkan. Jika harganya terjangkau, tentu sangat membantu,” ujarnya.
Data Inflasi di Pontianak
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat bahwa inflasi di Pontianak pada bulan September 2026 mencapai 4,35 persen secara tahunan. Inflasi bulanan juga tercatat sebesar 0,79 persen, yang dipicu oleh kenaikan harga berbagai komoditas pangan, seperti cabai rawit dan sayuran lokal seperti kangkung dan sawi hijau.
Faktor lain yang mempengaruhi inflasi adalah fenomena El Niño, yang berdampak pada kurangnya curah hujan dan memperpanjang periode kekeringan di Kalimantan Barat. Keadaan ini tentunya menambah tantangan bagi pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan di pasar.
Peran Pemerintah dalam Menjaga Ketersediaan Pangan
Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya dalam menjaga ketersediaan pangan dan menstabilkan harga. Pasar murah merupakan salah satu langkah nyata yang diambil untuk memastikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Dengan adanya intervensi ini, diharapkan masyarakat tidak akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membeli bahan pangan secara lokal. Dukungan terhadap petani lokal dan pelaku usaha ritel di daerah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat.
Strategi Jangka Panjang untuk Ekonomi yang Berkelanjutan
Pemerintah tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek seperti pasar murah, tetapi juga merancang strategi jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan pangan. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
- Mendorong pertanian berkelanjutan dan teknologi pertanian yang efisien.
- Meningkatkan infrastruktur distribusi untuk memperlancar akses pasar.
- Memberikan pelatihan kepada petani tentang praktik pertanian yang baik.
- Melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait ketahanan pangan.
- Membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan ekonomi lokal.
Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan Kota Pontianak dapat menjadi contoh dalam pengelolaan ketahanan pangan dan stabilitas harga di wilayah lain di Indonesia. Upaya ini sangat penting untuk menjamin kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi di masa depan.
Pentingnya Edukasi Masyarakat
Salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan adalah edukasi masyarakat. Pemerintah perlu memberikan informasi yang jelas mengenai harga pasar dan cara berbelanja yang bijak. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilih produk yang dibeli dan menghindari inflasi yang tidak perlu.
Program-program edukasi ini bisa meliputi:
- Workshop tentang pengelolaan keuangan rumah tangga.
- Seminar tentang pentingnya konsumsi pangan lokal.
- Pelatihan bagi ibu rumah tangga dalam mengolah bahan pangan.
- Kampanye tentang penghematan dan efisiensi dalam belanja.
- Informasi mengenai cara-cara untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Dengan adanya edukasi yang menyeluruh, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat itu sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Masa Depan Pasar Murah di Pontianak
Ke depan, pasar murah di Pontianak diharapkan dapat menjadi program reguler yang tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat jaringan distribusi pangan. Pemerintah berencana untuk terus memonitor dan mengevaluasi efektivitas program ini, serta melakukan penyesuaian yang diperlukan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah juga akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi non-pemerintah, untuk mengembangkan program-program yang mendukung ketahanan pangan dan stabilitas harga. Dengan sinergi yang baik, diharapkan Pontianak dapat menjadi kota yang mandiri dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan Pasar Murah Pontianak dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah secara keseluruhan. Dengan dukungan semua pihak, pasar murah ini bisa menjadi solusi yang berkelanjutan untuk menjaga harga dan ketersediaan pangan di Kota Pontianak.
➡️ Baca Juga: Cek Bansos 2026 Secara Efektif Melalui Aplikasi Resmi Kemensos dengan Panduan Lengkap
➡️ Baca Juga: Inflasi April 2026 Terkendali Berkat Subsidi BBM yang Menahan Tekanan Harga




