Fontaines D.C. dan ROSALÍA Luncurkan Single Baru “Where Is Gone?” dari Album Dopamine Chamber

Jakarta – Band post-punk dan alternatif rock asal Irlandia, Fontaines D.C., kembali menarik perhatian dengan peluncuran single terbaru mereka yang berjudul “Where Is Gone?”. Lagu ini menandai kolaborasi pertama mereka dengan penyanyi berbakat asal Spanyol, ROSALÍA, dan menjadi bagian dari album studio kelima mereka berjudul Dopamine Chamber, yang akan dirilis pada 16 Oktober 2026 melalui XL Recordings. Dengan nuansa yang lebih segar, “Where Is Gone?” menawarkan perpaduan vokal yang megah dan aransemen orkestra yang kaya, memberikan pengalaman musikal yang berbeda dibandingkan dengan karya-karya sebelumnya.

Kolaborasi Pertama yang Menarik

Keterlibatan ROSALÍA dalam proyek ini memiliki arti yang mendalam bagi gitaris Fontaines D.C., Carlos O’Connell. Menurutnya, kolaborasi ini bukan hanya sekadar kerja sama antara dua musisi, tetapi juga sebuah jembatan untuk mendekatkan diri kepada akar budaya Spanyol yang ia miliki. “Saya sudah menjadi penggemar ROSALÍA sejak album pertamanya, yang sangat memukau,” ungkap Carlos. “Menarik untuk melihat bagaimana ia melestarikan tradisi musik Spanyol. Secara spiritual, itu sejalan dengan apa yang kami coba lakukan dengan musik Irlandia. Bagi seseorang yang memiliki akar di kedua negara, menyaksikan hal ini sangatlah istimewa.”

Proses Produksi dan Aransemen

Single “Where Is Gone?” diproduksi oleh James Ford, yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan suara Fontaines D.C. Proses rekaman dilakukan di berbagai lokasi, termasuk London dan pedesaan Inggris, serta Palermo di Italia. Di Palermo, Grian Chatten, vokalis band, merekam vokalnya dalam sebuah bilik darurat yang dibuat dari kasur dan bantal. Pendekatan ini memberikan nuansa intim dan unik pada rekaman, menciptakan atmosfer yang mendukung tema lagu.

Perubahan Musik dalam Dopamine Chamber

Dopamine Chamber menjadi penerus dari album sebelumnya, Romance, yang dirilis pada tahun 2024 dan mendapatkan sertifikasi platinum di Inggris. Dalam album ini, Fontaines D.C. berusaha menjauh dari karakter musik gitar yang dominan dalam rilisan awal mereka. Mereka mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih berani dan beragam. Sebelum merilis “Where Is Gone?”, band ini telah memperkenalkan dua single sebelumnya, yaitu “Marianne” dan “Tongue”.

Eksplorasi Tema yang Dalam

Secara keseluruhan, album ini menggabungkan balada yang kuat dengan melodi antemik, tetapi tetap mempertahankan atmosfer yang gelap. Melalui karya ini, Fontaines D.C. berusaha mengeksplorasi hubungan kompleks antara kenikmatan, bahaya, dan perubahan perilaku manusia di tengah ketidakpastian dunia. “Album ini adalah ruang dopamin,” kata Chatten. “Di dalamnya, kami menguji berbagai karya musik yang mampu mengubah pikiran atau suasana hati pendengar.”

Perayaan Peluncuran di Indonesia

Peluncuran album Dopamine Chamber akan dirayakan oleh para penggemar Fontaines D.C. di Indonesia melalui rangkaian acara listening party yang diadakan di delapan kota. Beberapa lokasi yang akan menjadi tempat penyelenggaraan acara tersebut mencakup PHR Bintaro di Jakarta, Emily Listening Space di Depok, Playlist di Bandung, JRNY di Yogyakarta, Kopi Aloo di Solo, Win Audiophile di Surabaya, Millers Records di Bali, dan RMBN di Padang.

Peluang untuk Mengoleksi Vinyl Spesial

Selama acara tersebut, para penggemar juga berkesempatan untuk mendapatkan piringan hitam atau vinyl spesial berformat 7 inci yang memuat single “Where Is Gone?” yang merupakan kolaborasi antara Fontaines D.C. dan ROSALÍA. Vinyl ini diproduksi dalam edisi terbatas dan hanya dicetak satu kali, menjadikannya koleksi yang sangat berharga bagi penggemar yang ingin memiliki karya terbaru dari band ini.

Perjalanan Karier Fontaines D.C.

Sejak kemunculan mereka dengan album Dogrel pada tahun 2019, Fontaines D.C. telah menunjukkan konsistensi dalam mengeksplorasi berbagai pendekatan musik. Mereka melanjutkan perjalanan dengan album A Hero’s Death (2020) dan Skinty Fia (2022), yang berhasil meraih posisi puncak di tangga album Inggris dan Irlandia. Dengan album Romance (2024), mereka memperkenalkan variasi musik yang lebih luas.

Kembali Bekerja Sama dengan James Ford

Untuk album kelima ini, Fontaines D.C. kembali menjalin kerja sama dengan James Ford. Proses rekaman yang dilakukan di berbagai lokasi memberikan sentuhan unik dan beragam pada setiap trek yang dihasilkan. Hal ini menambah nilai artistik pada album, menciptakan pengalaman mendengarkan yang tidak terlupakan bagi para penggemar.

Kesimpulan

Dengan peluncuran single “Where Is Gone?” dan album Dopamine Chamber yang akan datang, Fontaines D.C. menunjukkan bahwa mereka terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan musik saat ini. Kolaborasi dengan ROSALÍA menambah dimensi baru pada karya mereka, dan para penggemar dapat menantikan eksplorasi musik yang lebih dalam di album mendatang. Dengan segala upaya yang dilakukan, Fontaines D.C. tetap menjadi salah satu band yang patut diperhatikan di dunia musik saat ini.

➡️ Baca Juga: Clift Sangra Menyampaikan Fakta Menarik tentang Suzzanna: Istri Hangat di Balik Ratu Horor

➡️ Baca Juga: Mariano Peralta Tegaskan Persib Siap Hadapi Manila Digger di Play-off ACL 2

Exit mobile version