Bank Indonesia Atur Jadwal Operasional Selama Idulfitri 2026, Simak Rinciannya

<div>

Jakarta: <a href=”https://www.medcom.id/tag/921/bank-indonesia”>Bank Indonesia (BI)</a> akan melakukan penyesuaian kegiatan operasional selama periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Penyesuaian ini berlaku pada 18 Maret hingga 24 Maret 2026.<br/> <br/>

Langkah tersebut dilakukan seiring dengan hari libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026 yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus memastikan layanan sistem keuangan tetap berjalan optimal bagi masyarakat.<br/> <br/>

Melansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan bahwa pengaturan ini bertujuan menjaga ketersediaan infrastruktur layanan perbankan selama periode libur.

<h2>Sejumlah sistem pembayaran BI tidak beroperasi</h2>

Selama periode libur Lebaran tersebut, sejumlah sistem pembayaran utama Bank Indonesia tidak beroperasi sementara.<br/><br/>

Layanan yang dihentikan sementara meliputi:<br/> <br/>

– Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS)<br/>

– Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS)<br/>

– Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP)<br/> <br/>

Selain itu, seluruh layanan penyelenggaraan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) juga tidak beroperasi selama periode tersebut.<br/> <br/>

Untuk penyelesaian transaksi kliring, seluruh warkat debit di Zona 4 yang telah diserahkan pada 17 Maret 2026 (H-1) akan diselesaikan setelmennya pada 25 Maret 2026.<br/>

<table>

<tbody>

<tr>

<td>Baca juga: <a href=”https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/4KZQ4mwk-waspada-hoaks-penukaran-uang-bank-indonesia-marak-beredar-di-dm”>Waspada! Hoaks Penukaran Uang Bank Indonesia Marak Beredar di DM</a></td>

</tr>

</tbody>

</table>

<h2>Layanan kas dan operasi moneter ditiadakan</h2>

Selanjutnya, SSelama libur Lebaran 2026, Bank Indonesia juga meniadakan berbagai kegiatan operasional lainnya.<br/> <br/>

Beberapa layanan yang tidak beroperasi antara lain:<br/> <br/>

– Kegiatan layanan kas Bank Indonesia<br/>

– Transaksi operasi moneter rupiah<br/>

– Transaksi operasi moneter valuta asing (valas)<br/> <br/>

Sejumlah indikator keuangan tidak diterbitkan<br/> <br/>

Selama periode 18-24 Maret 2026, Bank Indonesia tidak menerbitkan beberapa indikator nilai tukar dan suku bunga acuan.<br/> <br/>

Indikator yang tidak diterbitkan sementara meliputi:<br/> <br/>

– Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR)<br/>

– Kurs acuan non-dolar AS (USD)/rupiah (IDR)<br/>

– Indonesia Overnight Index Average (INDONIA)<br/>

– Compounded INDONIA<br/>

– INDONIA Index<br/> <br/>

Sebagai referensi, kurs Bank Indonesia selama periode tersebut akan menggunakan kurs hari kerja terakhir sebelum libur.

<h2>BI-FAST tetap beroperasi selama libur lebaran</h2>

Meski sejumlah sistem pembayaran dihentikan sementara, Bank Indonesia memastikan bahwa layanan Bank Indonesia Fast Payment (BI-FAST) tetap beroperasi normal.<br/> <br/>

Dengan demikian, masyarakat masih dapat melakukan transfer dana antarbank secara cepat selama periode libur nasional dan cuti bersama Idulfitri.<br/> <br/>

Seluruh kegiatan operasional Bank Indonesia dijadwalkan kembali berjalan normal pada 25 Maret 2026.<br/>

<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong> <div>(ANN)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Schneider Electric Capai Target Utama Global dengan Menyelesaikan SSI 2021-2025

➡️ Baca Juga: Waduh, Banyak Orang Beralih dari Beli Mobil Ke Investasi Emas

Exit mobile version