uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
Pendidikan

10 Negara Teraman di Dunia 2026, Posisi Indonesia dalam Peringkat Tersebut

Setiap individu tentu mendambakan tempat tinggal yang aman, bebas dari kejahatan, konflik, dan rasa cemas dalam keseharian. Namun, kenyataannya, tingkat keamanan di berbagai negara menunjukkan perbedaan yang signifikan, terutama di kawasan Asia Tenggara. Di beberapa negara, masyarakat dapat berjalan santai di malam hari tanpa rasa takut, sementara di negara lain, konflik, kejahatan, dan ketidakstabilan politik menjadikan rasa aman sebagai barang langka. Negara-negara yang dikenal sebagai yang teraman di dunia umumnya memiliki kesamaan, seperti ekonomi yang stabil, sistem jaminan sosial yang baik, dan tingkat pendidikan yang tinggi. Selain itu, sistem hukum yang berjalan dengan efektif, serta kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, adalah kunci utama. Lantas, negara mana saja yang menempati posisi sebagai negara teraman di dunia pada tahun 2026? Mari kita simak daftar berikut yang diperoleh dari World Population Review.

10 Negara Teraman di Dunia 2026

1. Islandia (Skor: 1,161)

Islandia telah mempertahankan statusnya sebagai negara teraman di dunia selama lebih dari satu dekade. Dengan populasi sekitar 382.000 jiwa, negara Nordik ini memiliki tingkat kejahatan yang sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh standar hidup yang tinggi, jumlah penduduk yang kecil, serta sikap masyarakat yang sangat menolak kejahatan. Menariknya, Islandia tidak memiliki kekuatan militer, dan polisi di negara ini tidak dilengkapi dengan senjata api, hanya menggunakan tongkat dan semprotan merica. Islandia juga dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi kesetaraan, termasuk dalam hal pernikahan sesama jenis dan kebebasan beragama.

2. Selandia Baru (Skor: 1,343)

Selandia Baru dikenal dengan tingkat kejahatan yang rendah, khususnya kejahatan kekerasan. Meskipun pencurian di area wisata perlu diwaspadai, risikonya secara keseluruhan tergolong minimal. Berbeda dengan Australia, yang memiliki banyak satwa berbahaya, Selandia Baru tidak memiliki hewan mematikan. Seperti Islandia, polisi di Selandia Baru juga umumnya tidak bersenjata api. Warga Selandia Baru terkenal dengan pola pikir terbuka, dan hukum di negara ini melindungi kebebasan berpendapat serta berekspresi.

3. Swiss (Skor: 1,363)

Swiss terkenal dengan kebijakan netralnya, tidak terlibat dalam konflik selama dua perang dunia dan memilih untuk tidak bergabung dengan Uni Eropa. Kebijakan netral ini menjadikan Jenewa sebagai markas bagi berbagai organisasi internasional, termasuk Komite Internasional Palang Merah dan PBB. Swiss juga mendapatkan penilaian tinggi sebagai destinasi wisata dengan skor 94,3 dari 100.

4. Slovenia (Skor: 1,369)

Slovenia, yang sebelumnya merupakan bagian dari Yugoslavia, menunjukkan keunggulan dalam keamanan perjalanan, layanan kesehatan, dan keselamatan lalu lintas. Sejak membentuk pemerintahan demokratis pada pertengahan 1990-an, Slovenia fokus untuk meningkatkan kualitas hidup dalam berbagai aspek, termasuk keamanan dan keberlanjutan lingkungan.

5. Irlandia (Skor: 1,371)

Sejak tahun 2021, Irlandia mengalami peningkatan signifikan dalam hal perdamaian. Tingkat kejahatan di negara ini rendah, kecuali di beberapa daerah perkotaan, dan ancaman kekerasan budaya serta terorisme hampir tidak ada. Namun, wisatawan tetap disarankan untuk waspada terhadap pencopet dan penipu di tempat ramai. Menariknya, alam Irlandia dapat menjadi lebih berbahaya dibandingkan dengan warganya, dengan tebing yang curam dan jalan pedesaan yang berliku menjadi perhatian, terutama saat hujan tiba-tiba atau di daerah tanpa sinyal telepon.

6. Austria (Skor: 1,421)

Austrian memiliki catatan kejahatan serius yang rendah dan telah terhindar dari serangan terorisme besar selama beberapa tahun terakhir. Wisatawan disarankan untuk tetap waspada terhadap pencopet dan penjambret, terutama di area ramai. Selain itu, unjuk rasa yang terkadang terjadi dapat berujung ricuh akibat ketidakpuasan sosial, namun insiden tersebut bisa dihindari dengan bijak.

7. Portugal (Skor: 1,427)

Dalam beberapa tahun terakhir, Portugal menunjukkan kemajuan signifikan. Meskipun polisi di Portugal bersenjata, peningkatan kehadiran mereka justru berkontribusi pada penurunan angka kejahatan. Ekonomi negara ini juga pulih, dengan tingkat pengangguran turun dari lebih 17 persen menjadi di bawah 7 persen. Faktor keamanan menjadikan Portugal sebagai salah satu pilihan populer bagi mereka yang ingin pensiun.

8. Singapura (Skor: 1,435)

Singapura mencatat salah satu tingkat kejahatan terendah di dunia. Masyarakatnya merasa sangat aman dan memiliki pengalaman positif dengan aparat penegak hukum. Kebijakan hukuman yang ketat, bahkan untuk pelanggaran kecil, serta pengawasan yang ketat terhadap senjata api, diyakini berperan besar dalam menjaga keamanan. Kejahatan dengan kekerasan dan konfrontasi sangat langka di negara kota ini, menjadikannya sebagai kota teraman kedua di dunia.

9. Finlandia (Skor: 1,478)

Finlandia, bersama dengan Norwegia, Swedia, Denmark, dan Islandia, menjadikan kawasan Nordik sebagai wilayah teraman di dunia. Semua negara tersebut termasuk dalam daftar 25 negara teraman secara global, dan banyak dari mereka juga masuk dalam daftar 10 negara paling bahagia. Tingkat pembunuhan di kawasan Nordik sangat rendah, dengan hanya sekitar 0,8 kasus per 100 ribu penduduk.

10. Jepang (Skor: 1,489)

Jepang telah bertahan di sepuluh besar negara paling damai selama 15 tahun, berkat tingkat kejahatan yang rendah, minimnya konflik domestik, dan stabilitas politik yang hampir tidak terganggu. Akses masyarakat terhadap senjata api sangat terbatas, karena kepemilikan senjata tidak dianggap sebagai hak pribadi. Tokyo pernah dinyatakan sebagai kota teraman di dunia pada tahun 2019. Meskipun kedekatan Jepang dengan China dan Korea Utara dapat menjadi potensi ancaman di masa depan, hingga kini, situasi di negara ini tetap aman.

Posisi Indonesia dalam Peringkat Keamanan Global

Indonesia menempati posisi keenam di Asia Tenggara dengan skor keamanan 1,918. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan rata-rata global yang mencapai 2,081, sehingga Indonesia termasuk dalam kategori cukup damai secara internasional. Indonesia unggul dibandingkan sejumlah negara tetangga seperti Kamboja, Thailand, Filipina, dan Myanmar. Namun, Indonesia masih tertinggal dari negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Timor-Leste, Vietnam, dan Laos.

Dari segi tingkat risiko, Indonesia berada dalam kategori sedang dengan skor keamanan 58 dari 100. Ini menunjukkan bahwa meskipun secara umum masyarakat merasa aman, ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal penegakan hukum yang lebih baik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Faktor-Faktor yang Menentukan Keamanan Sebuah Negara

Negara-negara teraman umumnya memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari negara lain. Berikut adalah beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada keamanan suatu negara:

  • Kekayaan dan Kesejahteraan: Negara dengan ekonomi kuat biasanya memiliki sumber daya untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan sosial.
  • Pendidikan Tinggi: Tingkat pendidikan yang baik berkontribusi pada pengurangan kejahatan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
  • Sistem Peradilan yang Efektif: Penegakan hukum yang baik dan adil memainkan peran penting dalam menciptakan rasa aman.
  • Hubungan Harmonis antara Pemerintah dan Warga: Rasa kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah dapat meningkatkan stabilitas.
  • Kebijakan Keamanan yang Jelas: Negara-negara yang memiliki kebijakan keamanan yang transparan cenderung lebih berhasil dalam menjaga ketertiban.

Kawasan Nordik di Eropa dikenal sebagai wilayah teraman di dunia, sementara Asia menempati posisi kedua dalam hal keamanan. Baik Eropa maupun Asia memiliki tingkat pembunuhan terendah, yakni tiga kasus atau kurang per 100 ribu penduduk. Bagi Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya, peringkat keamanan ini dapat menjadi referensi untuk terus memperbaiki sistem penegakan hukum, mengurangi kesenjangan, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan demikian, rasa aman dapat dinikmati oleh seluruh warga negara.

➡️ Baca Juga: KAI Expo 2026: Kesempatan Promo Menarik untuk Liburan Praktis di Seluruh Jawa

➡️ Baca Juga: Temukan Keseruan Jalan Santai di Cihampelas Walk dengan Sarapan Gratis Akhir Pekan

Related Articles

Back to top button